Panduan

ISTILAH- ISTILAH HAJI

10 MENIT BACA 02 September 2026
ISTILAH- ISTILAH HAJI

🕋 HAJI

Apa itu Haji?

Haji adalah ibadah yang dilakukan dengan mengunjungi Baitullah (Ka'bah) pada waktu tertentu, yaitu pada bulan Dzulhijjah, serta melaksanakan rangkaian amalan sesuai ketentuan syariat.

Haji merupakan salah satu rukun Islam dan wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang mampu secara fisik, finansial, dan memenuhi ketentuan lainnya.

Jenis Haji

🟢 Haji Tamattu'

Haji Tamattu' adalah melaksanakan umrah terlebih dahulu pada bulan-bulan haji, kemudian melakukan tahallul. Setelah itu, jamaah kembali berihram untuk melaksanakan haji.

Jenis ini merupakan salah satu yang banyak dilakukan oleh jamaah Indonesia.

🔵 Haji Ifrad

Haji Ifrad adalah melaksanakan ibadah haji saja tanpa menggabungkannya dengan umrah dalam satu rangkaian ihram.

Jamaah berihram dengan niat haji dan tetap dalam keadaan ihram sampai menyelesaikan amalan yang berkaitan dengan hajinya.

🟠 Haji Qiran

Haji Qiran adalah melaksanakan haji dan umrah secara bersamaan dalam satu ihram dan satu niat.

Jamaah tetap berada dalam keadaan ihram sampai waktu yang ditentukan untuk tahallul.

📿 Rangkaian Haji.

1. Ihram & Niat

Ihram adalah keadaan khusus ketika seseorang mulai memasuki ibadah haji setelah berniat di tempat yang telah ditentukan (miqat).

Jamaah mengenakan pakaian ihram dan mengucapkan niat haji sesuai jenis haji yang dilaksanakan. Setelah itu, jamaah harus menjaga diri dari berbagai larangan ihram.

2. Wukuf di Arafah

Wukuf adalah berada di kawasan Arafah pada waktu yang telah ditentukan pada 9 Dzulhijjah.

Wukuf merupakan rukun haji yang paling utama. Jamaah memanfaatkan waktu di Arafah untuk berdoa, berdzikir, dan memohon ampun kepada Allah.


Wukuf adalah inti/puncak ibadah haji.

3. Mabit di Muzdalifah

Setelah meninggalkan Arafah, jamaah menuju Muzdalifah untuk melaksanakan mabit, yaitu bermalam atau berada di Muzdalifah pada waktu yang telah ditentukan.

Di tempat ini jamaah biasanya juga mengambil batu kerikil yang akan digunakan untuk melontar jumrah.

4. Mabit di Mina

Mina merupakan kawasan yang menjadi tempat jamaah melaksanakan mabit dan melontar jumrah pada hari-hari tertentu dalam rangkaian haji.

Jamaah bermalam di Mina sesuai ketentuan dan melakukan lontar jumrah pada waktunya.

5. Lontar Jumrah

Lontar jumrah adalah melemparkan batu kerikil pada tempat-tempat jumrah yang berada di Mina sebagai bagian dari rangkaian ibadah haji.

Terdapat tiga tempat jumrah:

  1. Jamratul Ula
  2. Jamratul Wusta
  3. Jamratul Aqabah

Pada 10 Dzulhijjah, jamaah melontar Jamratul Aqabah, sedangkan pada hari-hari tasyrik jamaah melontar ketiga jumrah sesuai ketentuan.

6. Thawaf Ifadhah

Thawaf Ifadhah adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali setelah pelaksanaan wukuf dan merupakan salah satu rukun haji.

Thawaf dilakukan dengan menjadikan Ka'bah di sebelah kiri jamaah dan dimulai dari arah Hajar Aswad.

7. Sa'i

Sa'i adalah berjalan atau berlari kecil sebanyak tujuh kali perjalanan antara bukit Safa dan Marwah.

Sa'i dilakukan untuk mengenang perjuangan Siti Hajar ketika mencari air untuk Nabi Ismail.

8. Tahallul

Tahallul adalah proses mengakhiri keadaan ihram dengan memotong atau mencukur rambut setelah menyelesaikan amalan yang menjadi ketentuannya.

Dengan tahallul, jamaah keluar dari sebagian atau seluruh larangan ihram sesuai tahallul yang telah dilakukan.

9. Thawaf Wada

Thawaf Wada adalah thawaf perpisahan yang dilakukan sebelum jamaah meninggalkan Makkah, sesuai ketentuan syariat.

Thawaf ini menjadi tanda bahwa jamaah akan meninggalkan Baitullah dan Kota Makkah setelah menyelesaikan rangkaian ibadahnya.